Orang Indonesia Tak Masalah Beli Laptop Mahal

Jakarta – Sebagian orang Indonesia faktanya tidak masalah saat mesti merogoh kocek lebih dalam untuk dapat membeli notebook yang lumayan mahal, asalkan mendapatkan benefit yang diperlukan.
Hal itu dapat di lihat dari kondisi ini. Di saat market laptop di Indonesia sedang lesunya, lini busines notebook premi di sepanjang 2016 lalu justru melesat dengan pertumbuhan 10%.

Hal itu di ungkap Consumer Notebook Product Managers Lenovo Indonesia bernama Christy Susastra setelah peluncuran gadget laptop barunya di Jakarta. Dia menjelaskan menurut data dari JFK, pasar notebook premi mengalami pertumbuhan 10% dari tahun 2015.

Salah 1 penyebabnya karena kondisi perekonomian yang makin membaik. Ini membuat orang yang tak masalah membeli dengan biaya mahal tetapi mendapatkan benefit yang diperlukan.
“Pertumbuhan Lenovo meninggi 40%. Ini membuat saya berada di posisi kedua dengan pasar share 18,5%,” kata Christy ketika ditemui detikINET di sela acara.
Lenovo sendiri sepanjang tahun yang lalu mengalami pertumbuhan cukup signifikan. Di market notebook premi sendiri mereka mengalami pertumbuhan 4 kali lipat dari 2015.

Oleh karena itu, ditahun 2017 ini Lenovo tetap fokus pada pasar premi. Selain itu mereka pun hendak meningkatkan porsi notebook premiumnya di pasaran.

“Tahun 2016 porsi notebook premi 15% dari keselurah notebook Lenovo. Saya hendak tahun ini meninggi 18%-20%,” pungkas Christy.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *